Field Trip Keperawatan Komunitas II Upaya Menumbuhkan Rasa Peduli Lansia

31 Jan 2017 12:17:56
dilihat : 333 kali

Menurut perkiraan dari United States Bureau of Census 1993, populasi lanjut usia (lansia) di Indonesia diproyeksikan pada tahun 1990–2023 akan naik 414 %, suatu angka tertinggi di seluruh dunia dan pada tahun 2020, Indonesia akan menempati urutan keempat jumlah lansia paling banyak sesudah Cina, India, dan Amerika (Depkes RI, 2001). Fenomena ini akan berdampak pada semakin tingginya masalah yang akan dihadapi baik secara biologis, psikologis dan sosiokultural. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi lansia sebagai kelompok masyarakat yang mudah terserang kemunduran fisik dan mental.

Mencari strategi dalam rangka pencegahan dan pengendalian masalah pada lansia telah menjadi masalah diseluruh dunia. Salah satu rekomendasi untuk menangani masalah tersebut adalah dengan menyusun strategi yang efektif yang terintegrasi berbasis masyarakat. Telah diakui bahwa salah satu dari beberapa faktor rendahnya upaya pengendalian masalah pada lansia adalah kurangnya pengetahuan yang berkaitan dengan manajemen diri atau self-management.

Asuhan keperawatan lansia  merupakan suatu layanan keparawatan yang diberikan oleh perawat profesional untuk membantu memenuhi kebutuhan klien lansia dalam menyelesaikan, mengurangi, atau mencegah terjadinya masalah baik masalah biologi, psikologi, sosial dan spiritual yang optimal secara sistematis dan berkesinambungan sesuai dengan proses keperawatan. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan, pengawasan, perlindungan dan  pertolongan  kepada lanjut usia secara individu maupun kelompok, seperti di rumah/lingkungan keluarga, panti werdha maupun  puskesmas yang diberikan oleh perawat. Dilihat dari perspektif keperawatan dikatakan ada empat besar penderitaan geriatrik yaitu immobilisasi, ketidakstabilan, inkontinensia, dan gangguan intelektual.

Salah satu metode belajar yang diterapkan di Jurusan Keperawatan Khususnya dalam mata kuliah Keperawatan Komunitas II semester V yang berfocus pada keperawatan gerontik/lansia adalah Field Trip, yaitu model pembelajaran dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung di lapangan sebagai bagain dari early exposure kepada mahasiswa, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa sesuai tujuan pembelajaran.

STIKes Bina Putera Banjar bekerja sama dengan Lembaga Lansia Indonesia Cabang Kota Banjar, melaksanakan aplikasi upaya pencegahan masalah secara biologis yaitu dengan menyelenggarakan senam lansia, pemberian pendidikan kesehatan tentang upaya pencegahan penyakit degeneratif, serta beberapa terapi modalitas diantaranya senam otak dan terapi relaxasi nafas dalam. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Pendopo alun-alun Kota Banjar pada tanggal  07 dan 21 Januari 2017 yang dihadiri oleh para lansia se-kota Banjar.( Aneng Yuningsih, M.Kep )